Zone Game - Dota 2 Indonesia, Tips, Guide, Tutorial, Download Cheat, Cheat PS3, Rank Hero Dota 2, Item Build, Perfect World

Dota Story - The Beginning Part 2

Dota Story
Penulis : Radya Bagaskoro

Gamer-zonex.blogspot.com,- Dota Story - The Beginning Part 2


Sementara itu di medan perang, Abaddon dan Jakiro sedang bersenang-senang menghabisi pasukan dari tim radiant, abaddon dan jakiro masih terlalu kuat untuk pasukan pasukan kecil tim radiant ditambah lagi mereka tanpa komando seorang panglima perang “ aku mulai bosan dengan semua ini, apakah bangsa sentinel sudah tidak lagi mempunyai panglima perang yang kuat untuk mencoba membunuhku, terakhir luna kekuatannya tak sebanding denganku, bahkan dengan kakaknya mirana saja dia sangat jauh. Aku ingin melawan langsung mirana, bukan kloningannya ! Hahahahahhaa “ kata abaddon. Terdengar kabar jika abaddon adalah panglima terkuat dari bangsa dire, ada juga yang bilang bahwa abaddon immortal, ia dilatih langsung oleh Lich King, ia mempunyai kekuatan es pada pedang nya. Yang lebih parahnya lagi, ketika ia sedang sekarat jika musuh semakin bernafsu membunuhnya, kekuatannya akan semakin bertambah “ hahahahaha, aku tau kau kuat abaddon tapi tidak baik jika sombong seperti itu, feelingku mengatakan akan datang panglima-panglima terkuat dari bangsa radiant, mereka pasti tidak akan tinggal diam. Tapi aku tidak akan segan-segan menghabisi mereka, aku sudah melatih jurus baruku hahahaha” ujar jakiro. Mereka terus menghabisi pasukan dari tim radiant siang dan malam tanpa berhenti.
Akhirnya mirana dan terroblade sampai di medan perang pada malam hari, benar apa yang didengar oleh terrorbade dan mirana pasukan dari bangsa radiant benar-benar habis, mereka hanya tersisa sedikit. Mereka hanya dibatasi oleh sungai yang tak begitu besar, apabila bangsa dire mampu melewati sungai itu, maka jatuhlah kota aracana ke tangan dire. Di satu sisi Mirana dan Terroblade menunggu datangnya pasukan dan menyusun strategi, Abaddon dan jakiro sebaliknya mereka bersantai dan beristirahat, sembari menunggu fajar datang. Tapi mereka tidak tahu, bahwa yang akan segera mereka hadapi adalah si peri bulan mirana dan pencuri jiwa terrorblade.
Hanya butuh satu malam bagi mirana untuk menghabisi seluruh pasukan dire tanpa diketahui oleh Jakiro dan Abaddon, sedangkan terrorblade hanya berjaga-jaga dengan menggunakan illusi dari dirinya untuk membantu mirana menghabisi pasukan dari bangsa dire. Kekuatan mirana sangat luar biasa, shooting starnya sangatlah mematikan dia mampu menjatuhkan bintang-bintang untuk menghabisi pasukan bangsa dire yang ada diperbatasan tanpa suara sama sekali, habis tak tersisa dan hilang seperti asap tak berjejak. Akhirnya mirana kembali ditempat terrorblade berjaga, dan sepertinya terrorblade memang sedang menunggunya. “akhirnya kau kembali, kekuatanmu memang sungguh sangat luar biasa, apa yang dikatakan oleh orang-orang memang kenyataanya kau benar-benar hebat. Aku kira kau hanya menang paras saja. Hahahahaha” ujar terrorblade. “ untuk seorang pria yang suka membunuh, kau senang memuji dan hmmmmm.. agak romantis sepertinya” cerca mirana. “ aku tau, sebenernya ini terlalu cepat untuk aku utarakan, tapi aku benar-benar mengagumi dan menyukaimu mirana. Aku tidak tau apakah aku akan kembali setelah perang besok, jadi apakah kau mau tidak hanya menjadi partner dalam perang tapi juga menjadi partner dalam hidupku” ucap terrorblade. Malam itu memang sedang indah-indahnya malam di dota world, bulan sedang penuh dan sangat bersinar terang membuat mirana menjadi terlihat sangat-sangat cantik dibawah sinar bulan purnama malam itu. “ terrorblade, apakah ini tidak terlalu cepat, ini hari pertama kita bertemu. Tapi aku akan memberikan jawabannya besok, jadi pastikan kau tidak mati di medan perang esok pagi. Hahahahhaa, sekarang kita tidur, besok akan menentukan nasib bangsa kita”
Keesokan paginya, ketika abaddon dan jakiro terbangun mereka ber-2 kaget, pasuka dire mereka sudah tidak ada, hilang tak bersisa dan tak berbekas mereka kebingungan mereka takjub sekaligus panic, apa yang terjadi semalam kenapa mereka ber-2 sampai tidak sadar dan tidak merasakan apa-apa. Hingga akhirnya mereka sadar dan ingat tentang cerita dan akhirnya mereka berdua serempak berkata “ INI PASTI PERBUATAN MIRANA “ ya si peri bulan, menghabisi pasukan dire semalam ketika mereka tertidur pulas dan yang pasti, doa dan harapn dari abaddon terkabul. “ aku tidak terima perbuatan mirana, ayo kita ke perbatasan dan kita buat perhitungan kepada mirana” ujar abaddon yang benar-benar emosi pagi itu, tak ada yang mampu menghalangi niat balas dendam abaddon pagi itu.

Cerita Sebelumnya di :


Penulis : Radya Bagaskoro



@



1 comments - Skip ke Kotak Komentar

Manideep Reddy said...

IFSConline - Bank IFSC Codes Bank IFSC Codes and MICR Codes of all banks
along with branch address, phone numbers and all online bank ifsc codes only @ ifsconline.in.

Post a Comment - Kembali ke Konten

Dota Story - The Beginning Part 2